Dalam konteks tersebut, besarnya kabinet tidak seharusnya langsung dipersepsikan sebagai pemborosan atau ketidakefisienan. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh unsur pemerintahan mampu bekerja dengan pembagian tugas yang jelas, saling berkoordinasi, dan menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kabinet bukan terletak pada berapa banyak kursi yang tersedia, melainkan pada seberapa efektif seluruh orang di dalamnya bekerja. Jika banyak tangan justru membuat pembangunan lebih terkoordinasi dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang luas, maka ukuran kabinet semestinya dilihat sebagai bagian dari strategi mengelola Indonesia yang besar dan kompleks.
Kabinet Besar Bukan Sekadar Jumlah, Tapi Kebutuhan Mengelola Indonesia
More from UncategorizedMore posts in Uncategorized »
- Lurah Pondok Cina Sambut Baik Saba RW Darminduk, 137 Warga Hadir di Hari Pertama
- KPK Sita Barang Bukti Rp 5,47 Miliar dari OTT BNPB, Ada Emas hingga Aset Kripto Ditemukan
- Haze: Do Not Stop at Apologies
- ISU PEMAKZULAN WAPRES GIBRAN DINILAI BERPOTENSI PICU INSTABILITAS POLITIK DAN PERPECAHAN NASIONAL
- Ekonomi Indonesia Menguat, Prabowo Hadapi Tantangan Capai Pertumbuhan 8 Persen pada 2029




Be First to Comment